📖 Katalog Materi & Bank Soal
Pilih jalur, jenjang, dan mata pelajaran yang ingin kamu pelajari.
📍
Jalur Aktif:
🏆 Olimpiade (OSN)
✖ Reset Path
Menampilkan materi rumpun Olimpiade (OSN)
📘 Biologi OSN 🎓 SMA/SMK
📄
Sistem Imunitas — Reseptor Toll-Like
Reseptor Toll-Like
TLR adalah sensor imun bawaan yang mengenali pola konservatif mikroba.
Fungsi utama. Mengenali pola molekuler patogen. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah reseptor Toll-like.
Mekani
Baca →
📄
Sistem Imunitas — Komplemen C3
Komplemen C3
C3b menempel pada permukaan target, sedangkan C3a mendukung inflamasi.
Fungsi utama. Menghubungkan opsonisasi dan amplifikasi komplemen. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah komplemen C3.
Baca →
📄
Sistem Imunitas — Mhc Kelas I
Mhc Kelas I
Hampir semua sel berinti mengekspresikan MHC kelas I.
Fungsi utama. Menampilkan peptida sitosolik kepada sel T sitotoksik. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah MHC kelas I.
Mekanisme. Pepti
Baca →
📄
Sistem Imunitas — Mhc Kelas Ii
Mhc Kelas Ii
MHC kelas II terutama terdapat pada sel dendritik, makrofag, dan sel B.
Fungsi utama. Menampilkan peptida ekstraseluler kepada sel T helper. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah MHC kelas I
Baca →
📄
Sistem Imunitas — Sel B Plasma
Sel B Plasma
Sel plasma merupakan efektor humoral terminal.
Fungsi utama. Menghasilkan antibodi dalam jumlah besar. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah sel B plasma.
Mekanisme. Diferensiasi sel B memb
Baca →
📄
Sistem Imunitas — Sel Memori
Sel Memori
Memori imun mendasari efektivitas vaksinasi.
Fungsi utama. Mempercepat respons terhadap pajanan ulang. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah sel memori.
Mekanisme. Klon berumur panjang bereak
Baca →
📄
Sistem Imunitas — Class Switching Antibodi
Class Switching Antibodi
Pergantian kelas mengubah isotipe tanpa mengganti daerah variabel.
Fungsi utama. Mengubah fungsi efektor imunoglobulin. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah class switching anti
Baca →
📄
Sistem Imunitas — Sel Natural Killer
Sel Natural Killer
Sel NK dapat menyerang tanpa sensitisasi antigen spesifik sebelumnya.
Fungsi utama. Membunuh sel dengan MHC I rendah. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah sel natural killer.
Mekanis
Baca →
📄
Sistem Imunitas — Iga Sekretori
Iga Sekretori
IgA dominan pada saliva, air mata, ASI, dan sekret mukosa.
Fungsi utama. Melindungi permukaan mukosa. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah IgA sekretori.
Mekanisme. Komponen sekretori men
Baca →
📄
Sistem Imunitas — Ige
Ige
IgE terikat kuat pada mastosit dan basofil.
Fungsi utama. Memediasi pertahanan antiparasit dan alergi cepat. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah IgE.
Mekanisme. Ikatan silang IgE pada FcεRI melep
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Surfaktan Alveolus
Surfaktan Alveolus
Surfaktan meningkatkan compliance dan membantu kestabilan ukuran alveolus.
Fungsi utama. Menurunkan tegangan permukaan alveolus. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah surfaktan alveolu
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Compliance Paru
Compliance Paru
Paru yang kaku memiliki compliance rendah.
Fungsi utama. Menentukan kemudahan paru mengembang. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah compliance paru.
Mekanisme. Perubahan volume dibagi p
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Membran Respirasi Tipis
Membran Respirasi Tipis
Edema atau fibrosis memperpanjang jarak difusi.
Fungsi utama. Mempercepat difusi gas. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah membran respirasi tipis.
Mekanisme. Laju difusi berban
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Shunt Intrapulmoner
Shunt Intrapulmoner
Pada shunt, darah vena bercampur dengan darah teroksigenasi.
Fungsi utama. Mengalirkan darah melalui daerah tanpa ventilasi. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah shunt intrapulmoner.
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Ruang Mati Alveolar
Ruang Mati Alveolar
Emboli paru dapat membentuk ruang mati alveolar.
Fungsi utama. Menciptakan ventilasi tanpa perfusi memadai. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah ruang mati alveolar.
Mekanisme. Nila
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Efek Bohr
Efek Bohr
Efek Bohr menggeser kurva disosiasi oksigen ke kanan.
Fungsi utama. Memudahkan pelepasan oksigen di jaringan aktif. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah efek Bohr.
Mekanisme. Kenaikan CO2 dan
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Bikarbonat Plasma
Bikarbonat Plasma
Sebagian besar CO2 berpindah sebagai HCO3−, bukan sebagai gas terlarut.
Fungsi utama. Mengangkut sebagian besar karbon dioksida darah. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah bikarbonat
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Kemoreseptor Sentral
Kemoreseptor Sentral
CO2 mudah melintasi sawar darah-otak, sedangkan H+ tidak.
Fungsi utama. Menyesuaikan ventilasi terhadap CO2. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah kemoreseptor sentral.
Mekanisme. H
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Hemoglobin Fetal
Hemoglobin Fetal
Kurva HbF bergeser ke kiri dibandingkan hemoglobin dewasa.
Fungsi utama. Mengambil oksigen dari darah maternal. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah hemoglobin fetal.
Mekanisme. Afinit
Baca →
📄
Sistem Respirasi — Pertukaran Lawan Arus Insang
Pertukaran Lawan Arus Insang
Konfigurasi ini mencegah kesetimbangan terlalu dini.
Fungsi utama. Mempertahankan gradien difusi sepanjang lamela. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah pertukaran lawan arus
Baca →
Menampilkan 61 - 80 dari 120 materi (Halaman 4 dari 6)