📖 Katalog Materi & Bank Soal

Pilih jalur, jenjang, dan mata pelajaran yang ingin kamu pelajari.

⚙️ Filter Pencarian:
📍 Jalur Aktif: 🏆 Olimpiade (OSN) > 🎓 SMA/SMK > 📘 Biologi OSN
✖ Reset Path
Menampilkan materi untuk biologi-osn

📘 Biologi OSN 🎓 SMA/SMK

📖 20 Materi
📄
Sistem Urinaria — Barier Filtrasi Glomerulus
Barier Filtrasi Glomerulus Barier sehat meloloskan air dan zat kecil tetapi membatasi albumin. Fungsi utama. Menahan sel dan protein besar dari filtrat. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah barier filtr
Baca →
📄
Sistem Urinaria — Arteriol Aferen
Arteriol Aferen Konstriksi aferen mengurangi aliran darah ginjal dan filtrasi. Fungsi utama. Mengatur darah yang masuk ke glomerulus. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah arteriol aferen. Mekanisme. Pe
Baca →
📄
Sistem Urinaria — Arteriol Eferen
Arteriol Eferen Konstriksi eferen ekstrem akhirnya dapat menurunkan GFR karena aliran sangat kecil. Fungsi utama. Mempertahankan tekanan filtrasi saat berkontraksi ringan. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini
Baca →
📄
Sistem Urinaria — Tubulus Proksimal
Tubulus Proksimal Segmen proksimal juga mensekresi asam organik dan obat. Fungsi utama. Mereabsorpsi sebagian besar filtrat isoosmotik. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah tubulus proksimal. Mekanisme
Baca →
📄
Sistem Urinaria — Ansa Henle Desenden
Ansa Henle Desenden Lengan desenden mengikuti gradien osmotik medula. Fungsi utama. Membiarkan air keluar menuju medula. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah ansa Henle desenden. Mekanisme. Permeabilit
Baca →
📄
Sistem Urinaria — Ansa Henle Asenden Tebal
Ansa Henle Asenden Tebal Segmen ini disebut segmen pengencer karena impermeabel terhadap air. Fungsi utama. Membangun gradien osmotik medula. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah ansa Henle asenden teba
Baca →
📄
Sistem Urinaria — Aquaporin-2 Duktus Kolektivus
Aquaporin-2 Duktus Kolektivus Reseptor V2 mengatur jumlah AQP2 permukaan. Fungsi utama. Meningkatkan reabsorpsi air saat ADH tinggi. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah aquaporin-2 duktus kolektivus.
Baca →
📄
Sistem Urinaria — Sel Principal
Sel Principal Sel principal dominan pada nefron distal akhir. Fungsi utama. Mereabsorpsi natrium dan mensekresi kalium. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah sel principal. Mekanisme. ENaC dan pompa Na+
Baca →
📄
Sistem Urinaria — Makula Densa
Makula Densa Makula densa menghubungkan komposisi filtrat dengan hemodinamika glomerulus. Fungsi utama. Mendeteksi pengiriman NaCl ke nefron distal. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah makula densa. M
Baca →
📄
Sistem Urinaria — Daur Ulang Urea
Daur Ulang Urea ADH meningkatkan permeabilitas urea di duktus kolektivus medular. Fungsi utama. Memperkuat osmolaritas medula dalam. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah daur ulang urea. Mekanisme. Ure
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Sel Parietal
Sel Parietal Faktor intrinsik diperlukan untuk penyerapan B12 di ileum. Fungsi utama. Menghasilkan asam lambung dan faktor intrinsik. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah sel parietal. Mekanisme. Pompa
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Sel Chief
Sel Chief Sekresi zimogen melindungi sel dari autodigesti. Fungsi utama. Menghasilkan prekursor protease lambung. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah sel chief. Mekanisme. Pepsinogen diaktifkan oleh l
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Enzim Pankreas
Enzim Pankreas Pankreas menyediakan lipase, amilase, dan protease. Fungsi utama. Mencerna makromolekul di usus halus. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah enzim pankreas. Mekanisme. Zimogen protease di
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Bikarbonat Pankreas
Bikarbonat Pankreas pH netral diperlukan bagi banyak enzim pankreas. Fungsi utama. Menetralkan kimus asam. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah bikarbonat pankreas. Mekanisme. Sekretin merangsang sel d
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Garam Empedu
Garam Empedu Garam empedu sebagian besar didaur ulang melalui ileum terminal. Fungsi utama. Mengemulsikan lipid dan membentuk misel. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah garam empedu. Mekanisme. Moleku
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Ileum Terminal
Ileum Terminal Reseksi ileum memengaruhi dua jalur absorpsi penting. Fungsi utama. Menyerap kompleks B12 dan garam empedu. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah ileum terminal. Mekanisme. Reseptor spesi
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Vili Usus
Vili Usus Kerusakan vili menyebabkan malabsorpsi meski enzim cukup. Fungsi utama. Memperluas permukaan absorpsi. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah vili usus. Mekanisme. Lipatan, vili, dan mikrovili
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Kilomikron
Kilomikron Kilomikron melewati sistem limfe usus. Fungsi utama. Mengangkut lipid makanan dari enterosit. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah kilomikron. Mekanisme. Lipoprotein masuk ke lakteal sebelum
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Gastrin
Gastrin Asam lumen memberi umpan balik negatif pada gastrin. Fungsi utama. Meningkatkan sekresi asam dan aktivitas lambung. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah gastrin. Mekanisme. Sel G melepaskan hor
Baca →
📄
Sistem Pencernaan — Kolesistokinin
Kolesistokinin CCK juga memperlambat pengosongan lambung. Fungsi utama. Mengkoordinasikan empedu dan enzim pankreas. Dalam analisis struktur–fungsi, konsep yang paling tepat untuk fungsi ini adalah kolesistokinin. Mekanisme. Lemak duodenum memic
Baca →
Menampilkan 81 - 100 dari 120 materi (Halaman 5 dari 6)